Kawasan Pantai Prigi, Pantai Karangongso dan sekitarnya

Letak pantai prigi berada di wilayah desa Tasikmadu, Kec. Watulimo, Kab. Trenggalek. Pantai prigi menawarkan pemandangan yang tidak kalah dari pantai-pantai lain di jawa. Pantai ini sangat banyak dikunjungi wisatawan lokal khususnya ketika menjelang akhir pekan dan hari libur nasional. Bagi pengunjung luar kota, anda tidak perlu kawatir. Di dekat pantai terdapat hotel atau penginapan yang cukup nyaman dengan kantong anda. Ada juga warung-warung kecil di sekitar pantai, dan tak lupa kuliner khas jawa yang pasti sudah sangat cocok untuk lidah anda.  Ada juga warung atau toko cindera mata, berupa hasil karya dari kerang. Bagi anda yang ingin menyusuri pinggir laut, tersedia penyewaan kapal yang akan membawa Anda berkeliling disekitar pantai menikmati pemandangan pantai prigi.



Hal lain yang bisa anda temukan di pantai ini adalah tempat pelelangan ikan, anda akan menemukan pula deretan perahu nelayan yang lumayan banyak, berlabung dan membongkar tangkapan ikan. Pasar ikan yang menjadi pemandangan unik dan menambah wawasan anda mengenai kekayaan laut indonesia. Biasanya pantai dengan aktivitas nelayan terlihat suram dan kurang menyenangkan, tetapi pemda telah berhasil membuat pantai ini menjadi tujuan wisata, Prigi memiliki pasir kuning. Pemda Jawa Timur telah mengembangkan kawasan ini sebagai tempat pelelangan ikan terbesar di pantai selatan pulau Jawa. Sehingga aktivitas ekonomi di daerah inipun meningkat.

Baca Juga : PANTAI PULAU MERAH, DESTINASI WISATA BAGI PESELANCAR DI PULAU JAWA

Pasir putihnya membentang kurang lebih 300 m, bersantai sambil menikmati sejuknya angin prigi, pantai ini sering dikunjungi keluarga maupun muda-mudi yang memadu kasih. Tiket masuk per-orang tidak terlalu mahal, cukup dengan Rp4.000/orang

 

- Koordinat & Ketinggian : 8⁰17’07.11” S   111⁰ 43’33.12”E 0 meter. 


-Kondisi Geologi 

Lintasan geologi ini berkaitan dengan proses pengangkatan aktif pantai selatan dan bukti-bukti lapangan yang mendukungnya. Diawali dari Teluk Pacitan kemudian menelusuri pinggiran teluk bagian barat hingga pantai curam di bagian selatan. Segmen lintasan bagian selatan merupakan singkapan batuan andesit, yang menjadi batuan dasar karst. Proses terbentuknya pantai Karanggongso termasuk jenis pantai terangkat dimana mengalami pengangkatan karena proses subduksi akibat penunjaman lempeng Indo-Australia yang menunjam ke arah lempeng Eurasia. 

-Kondisi Geomorfologi

Pantai Karanggongso merupakan bentang lahan marine, karst dan vulkan.  Termasuk bentang lahan karst karena pantai ini merupakan daerah yang tadinya dasar laut yang mengalami pengangkatan sehingga menjadi daerah karst. Selanjutanya daerah ini mengalami proses marine yang mengakibatkan terjadinya abrasi lateral terhadap batuan yang kurang resisten sehingga terbentuk bentukan lahan baru seperti stuck  kemudian, pantai karanggongso juga dipengaruhi oleh aktivitas vulkaniktik yang terlihat dari pasir pantai yang agak berwarna hitam sebagai akibat erupsi  gunung Wilis.

- Kondisi Tanah & Batuan

Karena sebagian besar merupakan daerah bentukan lahan karst maka jenus tanahnya adalah kemungkinan  mediteran, dan jenis batuannya adalah batuan gamping atau batu kapur yang mengandung CaCo3, juga termasuk Karst yang mengalami metamorfosis menjadi batuan metamorf kontak, karena adanya suhu yang sangat tinggi sebagai akibat dari aktivitas magma , akhirnya terjadi perubahan bentuk maupun warna batuan. Dari batu gamping menjadi batuan marmer. Batuan andesit merupakan batuan beku yang terdapat dipegunungan yang tersebar di kecamatan watulimo, ada 3 gunung.

-Vegetasi

Setelah melakukan pengamatan, di sepanjang perjalanan menuju pantai karangongso, vegetasi yang tumbuh adalah tanaman tahunan seperti jati, cengkeh dan mahoni, vegetasi lainya yang tumbuh dikawasan pantai karangongso ada tanaman kelapa,  bambu, singkong, salak, coklat. Vegetasi tersebut menunjukkan bahwa di kecamatan watulimo merupakan daerah karst, yang jenis tanahnya kurang subur. Karena minim air tanah. Sedangkan vegetasi yang ada di pantai karangongso ada pohoh kelapa dan nipah.

-Iklim 

Termasuk dalam kategori iklim tropis, temperatur tinggi (pada permukaan laut atau ketinggian rendah) — dua belas bulan memiliki temperatur rata-rata 18 °C atau lebih tinggi. Dalam klasifikasi iklim junghun kawasan pantai karangongso atau tepatnya di kecamatan watulimo trenggalek masuk dalam iklim  zona panas ketinggian 0 – 700 meter dengan suhu rata-rata tahunan lebih   22°C, yang di tandai dengan tanaman kelapa, padi,cengkeh,dan iklim sedang  pada ketinggian 700 – 1500 meter suhu rata-rata tahunan antara 15 – 22 °C , vegetasi yang tumbuh adalah coklat yang ada di sepanjang perjalanan menuju panai karangongso.

-Hidrologi 

Sistem hidrologi daerah karst secara umum bersifat impermeabel, tetapi karena terdapat celah dan rekahan maka batuan menjadi impermeabel (atau bisa disebut permeabilitas skunder), dengan demikian air hujan dapat masuk ke dalam batuan, membentuk rekahan-rekahan yang melebar, terbentuk gua-gua dan menyatu antara rekahan satu dengan yang lain akhirnya terjadilah sungai bawah tanah.

  Proses hidrologi karst dimulai dari pelebaran celah-celah dan rekahan-rekahan oleh proses pelarutan air hujan terhadap batuan kalsium karbonat. Variasi larutan dapat sangat lambat sampai cepat, yang sangat tergantung adanya CO2 dalam tanah. Bentukan awal yang terjadi adalah Sinkhole (Doline = luweng) terutama di persilangan rekahan. Jika doline berdekatan akan membentuk uvala, karena sudah terjadi amblesan batu gamping pada musim hujan doline dan uvala akan terisi air (menjadi telaga) yang merupakan sumber air permukaan daerah karst.

Sistem pengairan di daerah karanongso adalah dari  PDAM , karena keberadaan air tanah sangat minim. Dan Air permukaan daerah karanggonso merupakan air hujan yang turun dan mengalir dipermukaan bumi dan berkumpul pada suatu tempat yang relatif rendah, seperti sungai, danau, laut dan sebagainya. Kondisi air permukaan antara tempat yang satu dengan tempat yang lain berbeda. Sebab masing-masing daerah mempunyai kondisi geomorfologis berbeda, sehingga besar kecilnya air permukaan yang ada pada suatu wilayah sangat tergantung pada kondisi geomorfologis wilayah tersebut.

-Kondisi dan Aktivitas Sosial Ekonomi Budaya Penduduk

Mata pencaharian pokok penduduk adalah nelayan,nelayan di bagi menjadi dua kategori nelayan pemilik artinya memiliki kapal sendiri, dan sebagai pekerja pembantu yang tidak memiliki kapal sendiri dan membeli ikan  dari nelayan lain lalu dijual lagi . ada pelabuhan di kawasan pantai prigi sebagai tempat pusat kegiatan ekonomi para nelayan. Tidak semua nelayan tetapi ada beberapa penduduk sebagai petani, dari sawah tadah hujan namun sektor pertaniannya rendah. Mata pencahariaan penduduk lainya yaitu sebagai pedagang di sekitar pantai karngongso dan sekitar pantai prigi, serta menawarkan jasa perahu untuk wisatawan yang ingin berkeliling pantai karangongso. Melihat kondisi geografis yang tanahnya kurang subur karena merupakan daerah karst maka  ada sebagian penduduk yang melakukan mobilitas sosial di luar trenggalek seperti menjadi TKI di luar negeri.

-Konservasi

Air tanah karst secara kulitatif tentunya mempunyai kualitas yang umumnya baik. Sebagian besar sumber air tanah karst ini digunakan oleh masyarakat sebagai sumber air minum.Umumnya kualitas air tanah karst mempunyai konsentrasi unsur Ca (kalsium), Mg (magnesium), dan kesadahan yang tinggi. Hal ini sesuai dengan komposisi mineral batuan karbonat yang memang didominasi Ca dan Mg. Oleh karena itu sumber air ini bila digunakan sebagai air minum sebaiknya diendapkan terlebih dahulu agar konsentrasi dua unsur tersebut dapat berkurang. Efek dari penggunaan air yang mengandung Ca dan Mg yang tinggi dapat mengakibatkan terganggunya kerja ginjal. Pencemaran air tanah karst dapat terjadi terutama berasal dari daerah imbuhannya, misalnya dari kotoran kelelawar dalam gua, penebangan tanaman, penambangan batu gamping dan lainnya. 

Rekahan-rekahan vertikal yang menyatu secara horisontal, akan membentuk sistem sungai bawah tanah yang terus mengalir secara gravitatif menuju daerah yang lebih rendah (akhirnya ke laut). Pada persilangan rekahan umumnya akan membentuk gua-gua akibat proses pelarutan secara horisontal dan vertikal, gua-gua ini merupakan “klas cope” yang sangat menentukan sisten air bawah tanah. (Anna,2001:2-3).



 

Jonny Richards

Templateify is a site where you find unique and professional blogger templates, Improve your blog now for free.

Post a Comment (0)
Previous Post Next Post